HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA PUTRA DI DESA PLANGGU, TRUCUK, KLATEN

KURNIAWAN, RIZQI AFIF, 202201038 (2026) HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA PUTRA DI DESA PLANGGU, TRUCUK, KLATEN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.

[img] PDF
COVER.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (943kB)
[img] PDF
BAB I.pdf

Download (238kB)
[img] PDF
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (349kB)
[img] PDF
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (302kB)
[img] PDF
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (164kB)
[img] PDF
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (166kB)
[img] PDF
BAB VI.pdf

Download (142kB)
[img] PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (208kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Merokok pada remaja masih menjadi masalah kesehatan yang cukup serius di Indonesia dan berdampak pada kondisi fisik maupun psikologis. Masa remaja merupakan periode transisi yang rentan terhadap munculnya kecemasan akibat perubahan biologis, tekanan sosial, maupun faktor lingkungan. Kecemasan yang tidak dikelola dengan baik dapat memicu perilaku tidak adaptif, termasuk merokok sebagai bentuk mekanisme koping. Studi pendahuluan di Desa Planggu menunjukkan 80% remaja putra merokok. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan perilaku merokok pada remaja putra di Desa Planggu, Trucuk, Klaten tahun 2025. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 123 responden remaja putra yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner HARS untuk mengukur tingkat kecemasan dan kuesioner perilaku merokok. Analisis data menggunakan uji Kendall Tau. Hasil penelitian menunjukkan rerata usia responden adalah 17,53 tahun (rentang 13–21 tahun). Mayoritas responden memiliki pendidikan terakhir SMA (59,3%), diikuti SD (30,1%) dan SMP (10,6%). Sebagian besar remaja tidak bekerja (75,6%), sementara lainnya bekerja sebagai buruh, swasta, dan pekerjaan lain-lain. Tingkat kecemasan didominasi oleh kategori cemas berat (56,1%), diikuti cemas sedang (20,3%), cemas berat sekali (10,6%), cemas ringan (8,9%), dan tidak cemas (4,1%). Perilaku merokok menunjukkan kategori tinggi (52,0%), sedang (46,3%), dan rendah (1,6%). Analisis bivariat menghasilkan nilai τ = 0,540 dengan p = 0,000, menunjukkan terdapat hubungan positif signifikan antara tingkat kecemasan dengan perilaku merokok pada remaja. Hal ini berarti semakin tinggi tingkat kecemasan, semakin tinggi pula perilaku merokok pada remaja putra di Desa Planggu. Kesimpulannya, terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat kecemasan dengan perilaku merokok pada remaja putra. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi kesehatan mental dan edukasi bahaya merokok untuk mencegah peningkatan perilaku merokok pada remaja.

Item Type: Karya Ilmiah (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorKUSUMANINGRUM, PUPUT RISTI608018902UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Kecemasan; Perilaku Merokok; Remaja
Subjects: L Education > L Education (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Prodi S1 Ilmu Keperawatan
Depositing User: Perpustakaan
Date Deposited: 02 May 2026 10:25
Last Modified: 02 May 2026 10:25
URI: http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4332

Actions (login required)

View Item View Item