NOVIYANTI, IIS SEPTRIA, 202201063 (2026) HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN DIRI DENGAN INTERDIALYTIC WEIGHT GAIN (IDWG) PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODILISIS DI RSU ISLAM KLATEN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.
|
PDF
COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (688kB) |
|
|
PDF
BAB I.pdf Download (399kB) |
|
|
PDF
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (580kB) |
|
|
PDF
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (572kB) |
|
|
PDF
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (265kB) |
|
|
PDF
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (466kB) |
|
|
PDF
BAB VI.pdf Download (142kB) |
|
|
PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (325kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penerimaan diri (self-acceptance) merupakan kemampuan individu untuk mengenali dan menerima seluruh aspek dirinya, baik kelebihan maupun kekurangan. Interdialytic Weight Gain (IDWG) adalah peningkatan berat badan akibat akumulasi cairan selama periode interdialitik pada pasien hemodialisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penerimaan diri dengan Interdialytic Weight Gain (IDWG) pada pasien hemodialisis di RSU Islam Klaten. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 600 pasien hemodialisis, dengan sampel sebanyak 86 responden yang diperoleh melalui metode consecutive sampling sesuai kriteria inklusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan analisis bivariat dilakukan dengan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (67,4%) dengan tingkat pendidikan terakhir terbanyak SMA (40,2%). Sebagian besar responden tidak bekerja (74,7%) dan berstatus menikah (85,1%). Ditinjau dari lama menjalani terapi, mayoritas responden telah menjalani hemodialisis lebih dari tiga bulan (69,0%). Pada variabel penerimaan diri, sebagian besar responden berada pada kategori tinggi (56,3%) dan sisanya pada kategori sedang (42,5%), tanpa terdapat responden dengan kategori rendah. Sementara itu, nilai interdialytic weight gain (IDWG) paling banyak berada pada kategori ringan (55,2%), diikuti kategori sedang (33,3%) dan berat (10,3%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi r = 0,213, yang menunjukkan adanya hubungan yang bermakna secara statistik antara penerimaan diri dan interdialytic weight gain (IDWG) dengan kekuatan hubungan sangat lemah. Kesimpulannya penerimaan diri memiliki hubungan dengan Interdialytic Weight Gain (IDWG) pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSU Islam Klaten.
| Item Type: | Karya Ilmiah (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | enerimaan Diri, Interdialytic Weight Gain, Pasien Gagal Ginjal Kronik, Hemodialisis | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing | ||||||||
| Divisions: | Prodi S1 Ilmu Keperawatan | ||||||||
| Depositing User: | Perpustakaan | ||||||||
| Date Deposited: | 02 May 2026 14:21 | ||||||||
| Last Modified: | 02 May 2026 14:21 | ||||||||
| URI: | http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4354 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
