NURFAUZAN, IRSYAD BINTANG, 202201024 (2026) HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS FISIK DENGAN FUNGSI KOGNITIF LANSIA DI POSYANDU ILP (INTEGRASI LAYANAN PRIMER) TALANG KIDUL, TALANG, BAYAT, KLATEN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.
|
PDF
COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (902kB) |
|
|
PDF
BAB I.pdf Download (341kB) |
|
|
PDF
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (514kB) |
|
|
PDF
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (503kB) |
|
|
PDF
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (134kB) |
|
|
PDF
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (346kB) |
|
|
PDF
BAB VI.pdf Download (77kB) |
|
|
PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (424kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Lanjut usia (lansia) merupakan kelompok usia yang rentan mengalami penurunan fungsi kognitif seiring dengan proses penuaan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mempertahankan fungsi kognitif lansia adalah dengan melakukan aktivitas fisik secara teratur. Aktivitas fisik diketahui mampu meningkatkan aliran darah ke otak dan menstimulasi sistem saraf sehingga berpotensi memperlambat penurunan fungsi kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan fungsi kognitif lansia di Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer) Talang Kidul, Talang, Bayat, Klaten. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah seluruh lansia yang mengikuti kegiatan Posyandu ILP Talang Kidul sebanyak 61 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Physical Activity Scale for the Elderly (PASE) untuk mengukur aktivitas fisik dan Mini Mental State Examination (MMSE) untuk menilai fungsi kognitif. Data dianalisis menggunakan uji Spearman’s Rho. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p- value 0,001 lebih kecil dari α 0,05 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan fungsi kognitif lansia di Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer) Lansia Talangkidul, Talang, Bayat, Klaten. Hasil dari nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,801 > 0,500 yang berarti hubungan berarah positif, jadi semakin baik aktivitas fisik maka fungsi kognitif lansia normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan fungsi kognitif pada lansia.
| Item Type: | Karya Ilmiah (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Aktivitas fisik, fungsi kognitif, lansia, Posyandu ILP | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing | ||||||||
| Divisions: | Prodi S1 Ilmu Keperawatan | ||||||||
| Depositing User: | Perpustakaan | ||||||||
| Date Deposited: | 01 May 2026 14:26 | ||||||||
| Last Modified: | 01 May 2026 14:26 | ||||||||
| URI: | http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4318 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
