EFEKTIVITAS PEMBERIAN BUBUR TEMPE PADA PASIEN ANAK DENGAN DIARE DI RSU ISLAM KLATEN

ASTUTI, ANIS DWI, PB202405011 (2025) EFEKTIVITAS PEMBERIAN BUBUR TEMPE PADA PASIEN ANAK DENGAN DIARE DI RSU ISLAM KLATEN. KIAN thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.

[img] PDF
COVER.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (674kB)
[img] PDF
BAB I.pdf

Download (227kB)
[img] PDF
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (429kB)
[img] PDF
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (183kB)
[img] PDF
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (85kB)
[img] PDF
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (271kB)
[img] PDF
BAB VI.pdf

Download (129kB)
[img] PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (190kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (869kB)

Abstract

Latar Belakang: diare pada balita dapat terjadi karena infeksi mikroorganisme, salah satunya bakteri Ecoli yang cara penularannya melalui fecal-oral. Adapun penanganan diare secara farmakologi yaitu terapi rehidrasi, antidiare dan antibiotic. Namun pemberian antidiare pada anak memiliki dampak menghambat gerakan peristaltik usus sehingga kotoran yang seharusnya dikeluarkan akan dihambat keluar, antidiare juga dapat menyebabkan komplikasi seperti prolapsus pada usus terlipat/terjepit. Selain farmakoterapi, penanganan diare pada anak dapat dilakukan secara nonfarmakologi yaitu pemberian makanan bubur tempe. Banyak mikroorganisme yang dipertimbangkan sebagai prebiotik untuk mencegah diare yang digunakan untuk memelihara produk pangan tradisional dengan cara fermentasi. Tujuan: memberikan gambaran tentang efektivitas pemberian bubur tempe pada pasien anak dengan diare di Rumah Sakit Umum Islam Klaten. Metode: Pengambilan data pada studi kasus ini menggunakan teknik wawancara dan observasi yang dilakukan selama 3 hari dengan menerapkan proses asuhan keperawatan dari pengkajian sampai evaluasi pada anak usia 5 tahun dan 1 tahun pada pasien diare. Hasil: Pada perawatan hari ketiga ibu mengatakan frekuensi BAB menurun dan konsistensi feses membaik. Anak sudah mau makan, tidak muntah dan tidak rewel. Masalah keperawatan diare teratasi. Kesimpulan: Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam terjadi penurunan frekuensi BAB, dengan perbaikan konsistensi feses, anak tidak muntah.

Item Type: Karya Ilmiah (KIAN)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorSUYAMI, SUYAMI620087601UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Bubur tempe, Anak, Diare
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics
Divisions: Pendidikan Profesi Ners
Depositing User: Perpustakaan
Date Deposited: 16 Jan 2026 06:53
Last Modified: 16 Jan 2026 06:53
URI: http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4164

Actions (login required)

View Item View Item