AKTYANIA, INDRIAS, PB202405041 (2025) PENERAPAN MUROTAL AL-QUR’AN TERHADAP KECEMASAN PENYINTAS BENCANA ANGIN PUTING BELIUNG DI DUKUH JETIS DESA TAMBONG WETAN KECAMATAN KALIKOTES KABUPATEN KLATEN. KIAN thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.
|
PDF
COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (572kB) |
|
|
PDF
BAB I.pdf Download (91kB) |
|
|
PDF
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (328kB) |
|
|
PDF
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (63kB) |
|
|
PDF
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (178kB) |
|
|
PDF
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (89kB) |
|
|
PDF
BAB VI.pdf Download (64kB) |
|
|
PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (125kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Angin puting beliung merupakan fenomena cuaca ekstrem yang ditandai dengan embusan angin sangat kuat, terbentuk secara tiba-tiba, memiliki pusat pusaran, dan bergerak dengan kecepatan antara 40 hingga 50 km/jam. Angin ini menyentuh permukaan tanah dan berlangsung singkat, umumnya hanya sekitar 3 hingga 5 menit. Meski terjadi dalam waktu singkat, dampaknya sangat merugikan baik dari segi material maupun psikologis. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan pada Januari 2025 di wilayah Dukuh Jetis, Desa Tambong Wetan, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten, diketahui bahwa bencana puting beliung terjadi pada November 2024 dan mengakibatkan kerusakan pada 13 rumah dalam satu RT yang terdiri dari 45 kepala keluarga. Pasca kejadian tersebut, sejumlah warga menunjukkan gejala kecemasan. Untuk membantu mengatasi kecemasan tersebut, salah satu pendekatan nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah terapi murottal, yaitu mendengarkan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Penelitian bertujuan mengevaluasi sejauh mana murottal Al-Qur’an efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan para penyintas bencana puting beliung di daerah tersebut. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi yang dilakukan dalam tiga sesi. Subjek penelitian terdiri dari dua individu yang mengalami kecemasan pascabencana. Tingkat kecemasan diukur menggunakan instrumen Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Hasil pengukuran awal menunjukkan bahwa partisipan pertama mengalami kecemasan tingkat sedang dengan skor 23, sedangkan partisipan kedua berada pada tingkat kecemasan ringan dengan skor 16. Terapi murottal yang digunakan dalam intervensi ini adalah bacaan surat Al-Mulk. Setelah diberikan terapi murottal Al-Qur’an dengan membacakan surat Al-Mulk selama tiga hari, kedua partisipan mengalami penurunan skor HARS 13 dan skor HARS 10, yang keduanya mengindikasikan kondisi tanpa kecemasan. Hal ini membuktikan bahwa pendekatan nonfarmakologis melalui mendengarkan murottal surat Al-Mulk efektif dalam membantu menurunkan kecemasan pada korban terdampak bencana angin puting beliung
| Item Type: | Karya Ilmiah (KIAN) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Murottal Al-Qur’an, Kecemasan, Penyintas Bencana Angin Puting Beliung | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) | ||||||||
| Divisions: | Pendidikan Profesi Ners | ||||||||
| Depositing User: | Perpustakaan | ||||||||
| Date Deposited: | 17 Jan 2026 03:51 | ||||||||
| Last Modified: | 17 Jan 2026 03:51 | ||||||||
| URI: | http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4194 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
