ASTUTI, NUR AINI KUSUMA, 202201121 (2026) HUBUNGAN FREKUENSI KONSUMSI MINUMAN BERKAFEIN DENGAN KUALITAS TIDUR PADA MAHASISWA S1 KEPERAWATAN TINGKAT 3 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.
|
PDF
COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
PDF
BAB I.pdf Download (110kB) |
|
|
PDF
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (169kB) |
|
|
PDF
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (314kB) |
|
|
PDF
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (138kB) |
|
|
PDF
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (121kB) |
|
|
PDF
BAB VI.pdf Download (35kB) |
|
|
PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (169kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Mahasiswa S1 Keperawatan tingkat 3 berada pada fase transisi dewasa muda yang rentan mengalami gangguan kualitas tidur akibat tingginya tuntutan akademik, praktik klinik, dan persiapan penyusunan skripsi. Konsumsi minuman berkafein yang semakin meningkat di kalangan mahasiswa menjadi salah satu faktor yang diduga berperan dalam mempengaruhi kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara frekuensi konsumsi minuman berkafein dengan kualitas tidur pada mahasiswa S1 Keperawatan tingkat 3 di Universitas Muhammadiyah Klaten. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional dan melibatkan 84 responden yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk mengukur frekuensi konsumsi minuman berkafein dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Rank Spearman dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki frekuensi konsumsi minuman berkafein pada kategori sedang sebanyak 57 responden (67,9%). Kualitas tidur responden menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami kualitas tidur buruk sebanyak 78 responden (92,9%). Uji korelasi Rank Spearman menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara frekuensi konsumsi minuman berkafein dan kualitas tidur (r = 0,563; p = 0,000). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi frekuensi konsumsi minuman berkafein, semakin buruk kualitas tidur mahasiswa. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi mengenai dampak kafein terhadap kualitas tidur sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif di lingkungan pendidikan keperawatan.
| Item Type: | Karya Ilmiah (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Frekuensi Konsumsi Kafein, Kualitas Tidur, Mahasiswa Keperawatan | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RT Nursing |
||||||||
| Divisions: | Prodi S1 Ilmu Keperawatan | ||||||||
| Depositing User: | Perpustakaan | ||||||||
| Date Deposited: | 09 May 2026 14:16 | ||||||||
| Last Modified: | 09 May 2026 14:16 | ||||||||
| URI: | http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4408 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
