OKTAVIA, ANGGITA, 202201050 (2026) HUBUNGAN SELF EFICACY DENGAN KESIAPSIAGAAN BENCANA ERUPSI GUNUNG MERAPI PADA TENAGA KESEHATAN DI PUSKESMAS SELO KABUPATEN BOYOLALI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.
|
PDF
COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (677kB) |
|
|
PDF
BAB I.pdf Download (408kB) |
|
|
PDF
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (677kB) |
|
|
PDF
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (791kB) |
|
|
PDF
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (501kB) |
|
|
PDF
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (442kB) |
|
|
PDF
BAB VI.pdf Download (355kB) |
|
|
PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (301kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Puskesmas Selo, Kabupaten Boyolali, berada di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III Gunung Merapi. Tenaga kesehatan sebagai garda terdepan memerlukan kesiapsiagaan optimal dalam menghadapi ancaman erupsi. Self efficacy (keyakinan terhadap kemampuan diri) diduga berperan penting dalam membentuk kesiapsiagaan tersebut, namun belum banyak diteliti secara khusus pada tenaga kesehatan di fasilitas primer wilayah rawan erupsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self efficacy dengan kesiapsiagaan bencana erupsi Gunung Merapi pada tenaga kesehatan di Puskesmas Selo Kabupaten Boyolali. Metode Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah seluruh tenaga kesehatan di Puskesmas Selo yang berjumlah 34 orang, diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner General Self Efficacy Scale (GSES) yang telah dimodifikasi dan kuesioner kesiapsiagaan bencana yang disesuaikan dengan konteks erupsi Gunung Merapi. Analisis data menggunakan uji korelasi Kendall's Tau. Hasil penelitian ini Sebagian besar tenaga kesehatan memiliki self efficacy tinggi (85,3%) dan kesiapsiagaan tinggi (88,2%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara self efficacy dengan kesiapsiagaan bencana erupsi Gunung Merapi (p-value = 0,001). Koefisien korelasi Kendall's Tau sebesar 0,591 mengindikasikan hubungan positif dengan kekuatan sedang hingga kuat, artinya semakin tinggi self efficacy tenaga kesehatan, semakin tinggi pula tingkat kesiapsiagaannya. Kesimpulan dan Saran: Terdapat hubungan yang signifikan antara self efficacy dengan kesiapsiagaan bencana erupsi Gunung Merapi pada tenaga kesehatan. Peningkatan pelatihan dan pengembangan SOP yang kontekstual disarankan untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Penelitian lanjutan dengan cakupan lebih luas dan pendekatan kualitatif diperlukan
| Item Type: | Karya Ilmiah (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Tenaga Kesehatan di Puskesmas, Erupsi Gunung Merapi, Kesiapsiagaan, Bencana, Self Efficacy. | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing | ||||||||
| Divisions: | Prodi S1 Ilmu Keperawatan | ||||||||
| Depositing User: | Perpustakaan | ||||||||
| Date Deposited: | 02 May 2026 13:00 | ||||||||
| Last Modified: | 08 May 2026 14:57 | ||||||||
| URI: | http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4342 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
