SAPUTRI, IPUT, 202201023 (2026) HUBUNGAN KADAR GLUKOSA DARAH PUASA DENGAN KEJADIAN NEUROPATI DM TIPE II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALIKOTES. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.
|
PDF
COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (405kB) |
|
|
PDF
BAB I.pdf Download (388kB) |
|
|
PDF
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (498kB) |
|
|
PDF
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (671kB) |
|
|
PDF
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (48kB) |
|
|
PDF
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (150kB) |
|
|
PDF
BAB VI.pdf Download (117kB) |
|
|
PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (251kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Diabetes Melitus (DM) tipe II merupakan kondisi kronis yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi, salah satunya adalah neuropati perifer. Kadar glukosa darah puasa (GDP) yang tidak terkontrol secara terus-menerus dapat merusak pembuluh darah kecil yang menyuplai nutrisi ke saraf, sehingga memicu gangguan fungsi saraf atau neuropati. Di wilayah kerja Puskesmas Kalikotes, tercatat jumlah penderita DM yang cukup tinggi dengan indikasi adanya keluhan penurunan sensitivitas kaki. Tujuan penelitian ini adalah Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar glukosa darah puasa dengan kejadian neuropati pada penderita DM tipe II di wilayah kerja Puskesmas Kalikotes. Populasi ini adalah penderita DM yang menjadi anggota prolanis Kecamatan Kalikotes dengan sampel sebanyak 77 responden dengan pengambilan sampel teknik purposive sampling, jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi menggunakan pendekatan cross-sectional. Kadar glukosa darah diukur menggunakan glukometer, sedangkan kejadian neuropati diperiksa menggunakan alat monofilament test 10 gram pada 10 titik lokasi kaki. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden dengan kadar GDP tidak terkontrol mayoritas mengalami neuropati sebanyak 29 orang (37,7%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kadar glukosa darah puasa dengan kejadian neuropati DM tipe II dengan nilai p-value < 0,001 dan nilai korelasi (r) sebesar 0,492 yang menunjukkan kekuatan hubungan sedang. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara kadar glukosa darah puasa dengan kejadian neuropati pada pasien DM tipe II di Puskesmas Kalikotes.
| Item Type: | Karya Ilmiah (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kadar Glukosa Darah Puasa, Neuropati, Diabetes Melitus Tipe II. | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing | ||||||||
| Divisions: | Prodi S1 Ilmu Keperawatan | ||||||||
| Depositing User: | Perpustakaan | ||||||||
| Date Deposited: | 01 May 2026 14:20 | ||||||||
| Last Modified: | 01 May 2026 14:20 | ||||||||
| URI: | http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4317 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
