NAFS, ISTIQOMAH TAZKIYATUN, P202405032 (2025) STUDI KASUS : ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI HALUSINASI PENGLIHATAN DENGAN LATIHAN MINUM OBAT DENGAN PRINSIP 5 BENAR DI DESA BUGISAN DAN KEBONDALEM KIDUL PRAMBANAN. KIAN thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.
|
PDF
COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (502kB) |
|
|
PDF
BAB I.pdf Download (206kB) |
|
|
PDF
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (690kB) |
|
|
PDF
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (535kB) |
|
|
PDF
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (325kB) |
|
|
PDF
BAB V.pdf Download (162kB) |
|
|
PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (206kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
xiii STUDI KASUS : PENERAPAN LATIHAN MINUM OBAT DENGAN PRINSIP 5 BENAR PADA PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN HALUSINASI PENGLIHATAN DI DESA BUGISAN DAN KEBONDALEM KIDUL PRAMBAN Istiqomah Tazkiyatun Nafs1, Retno Yuli Hastuti2 INTISARI Latar Belakang : Skizofrenia adalah gangguan jiwa yang memengaruhi fungsi otak, emosi, perilaku, dan kemampuan berpikir. Halusinasi penglihatan juga dapat didefinisikan sebagai persepsi penglihatan yang keliru yang dapat berupa bentuk seperti hewan, orang, barang, sinar, cahaya, kilatan ataupun sosok yang tidak nyata. Tujuan : Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan asuhan keperawatan jiwa pada pasien skizofrenia dengan halusinasi penglihatan di Desa Bugisan dan Kebondalem Kidul Prambanan. Metode : Metode yang digunakan adalah studi kasus asuhan keperawatan yang dilakukan kepada 2 responden dengan skizofrenia, yang mengalami halusinasi penglihatan dan minum obat. Hasil : Diagnosa keperawatan yang ditemukan meliputi halusinasi penglihatan, isolasi sosial, harga diri rendah, dan defisit perawatan diri. Asuhan keperawatan yang dilakukan selama 4 kali pertemuan, klien menunjukkan peningkatan seperti mampu bersosialisasi, meningkatkan harga diri, dan mandiri dalam perawatan diri. Pelaksanaan latihan minum obat dengan prinsip 5 benar yang dilakukan selama 3 hari terhadap kedua responden menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan Kesimpulan: Asuhan keperawatan efektif dalam mengurangi gejala halusinasi dan meningkatkan fungsi sosial serta kemandirian klien. Serta penerapan latihan minum obat dengan prinsip 5 benar mampu membantu pemahaman klien untuk meningkatkan kepatuhan minum obat.
| Item Type: | Karya Ilmiah (KIAN) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Asuhan Keperawatan, Skizofrenia, Halusinasi Penglihatan, Latihan minum obat dengan prinsip 5 benar | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing | ||||||||
| Divisions: | Pendidikan Profesi Ners | ||||||||
| Depositing User: | Perpustakaan | ||||||||
| Date Deposited: | 19 Jan 2026 06:24 | ||||||||
| Last Modified: | 19 Jan 2026 06:24 | ||||||||
| URI: | http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4267 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
