PENERAPAN INHALASI SEDERHANA MINYAK KAYU PUTIH UNTUK MENINGKATKAN BERSIHAN JALAN NAPAS PADA ANAK DENGAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) DI RUANG DADAP SEREP RSUD PANDAN ARANG BOYOLALI

MARFUAH, DWIE ULFA, P202405021 (2025) PENERAPAN INHALASI SEDERHANA MINYAK KAYU PUTIH UNTUK MENINGKATKAN BERSIHAN JALAN NAPAS PADA ANAK DENGAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) DI RUANG DADAP SEREP RSUD PANDAN ARANG BOYOLALI. KIAN thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.

[img] PDF
COVER.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (564kB)
[img] PDF
BAB I.pdf

Download (207kB)
[img] PDF
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (477kB)
[img] PDF
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (234kB)
[img] PDF
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (192kB)
[img] PDF
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (239kB)
[img] PDF
BAB VI.pdf

Download (113kB)
[img] PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (207kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah penyakit akut yang menyerang saluran pernapasan atas (hidung hingga sinus dan telinga tengah) maupun bawah (trakea hingga alveoli), yang dapat menimbulkan gejala seperti pilek, batuk berdahak, demam, sesak napas, nyeri tenggorokan, hingga penyakit serius seperti pneumonia dan bronkitis. Masalah keperawatan yang sering muncul pada anak dengan ISPA adalah ketidakmampuan menjaga kebersihan jalan napas. Kondisi ini terjadi ketika anak tidak mampu membersihkan sekret atau mengatasi hambatan di saluran pernapasan sehingga mengganggu fungsi normal pernapasan Salah satu upaya untuk mengatasi bersihan jalan napas tidak efektif dapat dilakukan dengan pemberian obat secara dihirup atau terapi inhalasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh inhalasi sederhana minyak kayu putih untuk meningkatkan bersihan jalan napas pada anak dengan ISPA di Ruang Dadap Serep RSUD Pandan Arang Boyolali. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus pada dua pasien ISPA. Intervensi yang dilakukan berupa inhalasi sederhana minyak kayu putih selama 10-15 menit, dan pengukuran bersihan jalan napas dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan alat saturasi oksigen dan pengukuran respiratory rate. Hasil penelitian kedua pasien menunjukkan peningkatan bersihan jalan napas setelah intervensi. Pasien pertama mengalami peningkatan SPO2: 95%, Nadi: 126x/menit, dan RR: 33x/menit menjadi SPO2: 99%, Nadi: 112x/menit, dan RR: 24x/menit. Sedangkan pasien kedua SPO2: 96%, Nadi: 124x/menit, dan RR: 36x/menit menjadi SPO2: 99%, Nadi: 110x/menit, dan RR: 26x/menit. Penerapan inhalasi sederhana minyak kayu putih terbukti dapat meningkatkan bersihan jalan napas pada pasien ISPA. Intervensi ini dapat dijadikan alternatif manajemen nonfarmakologis untuk meningkatkan bersihan jalan napas pada anak dengan ISPA.

Item Type: Karya Ilmiah (KIAN)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorSUYAMI, SUYAMI620087601UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: ISPA, bersihan jalan napas, inhalasi sederhana, minyak kayu putih
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics
Divisions: Pendidikan Profesi Ners
Depositing User: Perpustakaan
Date Deposited: 18 Jan 2026 12:46
Last Modified: 18 Jan 2026 12:46
URI: http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4255

Actions (login required)

View Item View Item