PRAMESTI, DINI NUR SUSILO, P202405020 (2025) PENERAPAN TERAPI MUSIK PADA PASIEN DENGAN SKIZOFRENIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN ISOLASI SOSIAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEBONDALEM LOR KECAMATAN PRAMBANAN KABUPATEN KLATEN. KIAN thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.
|
PDF
COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (656kB) |
|
|
PDF
BAB I.pdf Download (167kB) |
|
|
PDF
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (737kB) |
|
|
PDF
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (467kB) |
|
|
PDF
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (289kB) |
|
|
PDF
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (217kB) |
|
|
PDF
BAB VI.pdf Download (131kB) |
|
|
PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (176kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Isolasi sosial merupakan kondisi ketika individu menarik diri dari interaksi sosial dan mengalami kesulitan dalam menjalin hubungan interpersonal yang bermakna. Pada pasien dengan gangguan jiwa berat seperti skizofrenia, isolasi sosial menjadi masalah keperawatan yang umum ditemukan, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Kebondalem Lor. Tujuan: Mendeskripsikan asuhan keperawatan komunitas pada pasien skizofrenia dengan masalah keperawatan isolasi sosial melalui penerapan terapi musik. Metode: Laporan kasus pada dua orang pasien skizofrenia yang mengalami isolasi sosial, dilakukan asuhan keperawatan selama lima hari dengan pendekatan terapi musik di Desa Kebondalem Kidul dan Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. Hasil: Pada Tn. D, setelah lima hari intervensi, pasien menunjukkan peningkatan kemampuan dalam bersosialisasi, mulai berinteraksi dengan anggota keluarga dan lingkungan sekitar, serta menunjukkan ketertarikan terhadap aktivitas luar rumah. Skor observasi isolasi sosial menurun dari skor berat menjadi ringan. Sedangkan pada Tn. B, hasil intervensi menunjukkan perbaikan yang tidak signifikan. Pasien tetap menunjukkan perilaku menarik diri, kurang responsif terhadap stimulus sosial, serta memiliki gangguan kognitif berat yang menghambat proses terapi. Faktor pendukung keberhasilan terapi terlihat pada dukungan keluarga, fungsi kognitif, dan minat pasien terhadap musik. Kesimpulan: Terapi musik dapat membantu menurunkan gejala isolasi sosial pada pasien skizofrenia, terutama jika didukung oleh fungsi kognitif yang adaptif dan keterlibatan keluarga. Terapi ini merupakan intervensi non-farmakologis yang efektif, fleksibel, dan dapat diterapkan dalam praktik keperawatan komunitas.
| Item Type: | Karya Ilmiah (KIAN) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Skizofrenia, Isolasi Sosial, Terapi Musik, Keperawatan Komunitas | ||||||||
| Subjects: | M Music and Books on Music > M Music R Medicine > RT Nursing |
||||||||
| Divisions: | Pendidikan Profesi Ners | ||||||||
| Depositing User: | Perpustakaan | ||||||||
| Date Deposited: | 18 Jan 2026 12:16 | ||||||||
| Last Modified: | 18 Jan 2026 12:16 | ||||||||
| URI: | http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4254 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
