STUDI KASUS : IMPLEMENTASI TERAPI KOGNITIF UNTUK PENINGKATAN MEMORI LANSIA DENGAN GANGGUAN KOGNITIF DI BALAI PELAYANAN SOSIAL TRESNA WERDHA (BPSTW) ABIYOSO YOGYAKARTA

KUSHARJANTI, DEVINA, P202405016 (2025) STUDI KASUS : IMPLEMENTASI TERAPI KOGNITIF UNTUK PENINGKATAN MEMORI LANSIA DENGAN GANGGUAN KOGNITIF DI BALAI PELAYANAN SOSIAL TRESNA WERDHA (BPSTW) ABIYOSO YOGYAKARTA. KIAN thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.

[img] PDF
COVER.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (799kB)
[img] PDF
BAB I.pdf

Download (275kB)
[img] PDF
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (387kB)
[img] PDF
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (358kB)
[img] PDF
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (203kB)
[img] PDF
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (190kB)
[img] PDF
BAB VI.pdf

Download (179kB)
[img] PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (154kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Demensia adalah sindrom yang menunjukkan penurunan fungsi kognitif, dimana proses penurunan terjadi berulang pada informasi dari memori jangka panjang. Gejalanya meliputi perubahan perilaku, penurunan daya ingat, gangguan orientasi, kesulitan berkomunikasi, serta mengambil keputusan, sehingga menyebabkan penderita kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Penuruan fungsi kognitif pada lansia akan mempengaruhi memori dimana kondisi ini akan mempengaruhi daya ingat dan peningkatan kemapuan memori lansia. Sehingga perlu adanya implementasi untuk meningkatkan daya ingat lansia dengan pemberian stimulasi kognitif menggunakan terapi kognitif. Terapi non farmakologis yang dapat dilakukan seperti, terapi reminiscence, terapi puzzle, dan senam otak. Tujuan dari penelitian ini adalah mendiskripsikan studi kasus : implementasi terapi kognitif untuk peningkatan kemampuan memori lansia dengan gangguan kogitif dan bersedia menjadi responden. Instrumen pengumpulan data menggunakan pengukuran status kognitif dengan pengkajian fungsi kognitif meliputi pengkajian MMSE (Mini Mental Status Exam) dan pengkajian SPMSQ (Short Portable Mental Status Questionnaire), serta menggunakan pengukuran peningkatan kemampuan memori lansia berdasarkan standar luaran intervensi keperawatan yaitu tujuan dan kriteria hasil yang diharapkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terapi kognitif berpengaruh untuk menurunkan gejala psikologis dan memperlambat penurunan fungsi kognitif lansia dengan gangguan kognitif. Berdasarkan hasil studi kasus dapat disimpulkan bahwa penerapan terapi kognitif terbukti efektif untuk meningkatkan daya ingat, kemandirian, dan kemampuan memori lansia.

Item Type: Karya Ilmiah (KIAN)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorRUSMININGSIH, ESRI628097701UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Gangguan Kognitif, Terapi Kognitif, Lansia
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Pendidikan Profesi Ners
Depositing User: Perpustakaan
Date Deposited: 18 Jan 2026 11:13
Last Modified: 18 Jan 2026 11:13
URI: http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4250

Actions (login required)

View Item View Item