IMPLEMENTASI KOMPRES AIR HANGAT DALAM PENURUNAN TINGKAT NYERI PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA JIWO WETAN

SYAPUTRI, ADE RISMA, P202405001 (2025) IMPLEMENTASI KOMPRES AIR HANGAT DALAM PENURUNAN TINGKAT NYERI PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA JIWO WETAN. KIAN thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.

[img] PDF
COVER.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (432kB)
[img] PDF
BAB I.pdf

Download (226kB)
[img] PDF
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (539kB)
[img] PDF
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (184kB)
[img] PDF
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (196kB)
[img] PDF
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (230kB)
[img] PDF
BAB VI.pdf

Download (85kB)
[img] PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (226kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang dikenal sebagai silent killer dengan prevalensi tinggi, yaitu 22% secara global, 25% di Asia Tenggara, 31,7% di Indonesia, dan 34,1% di Jawa Tengah. Peningkatan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan/atau diastolik ≥90 mmHg sering menimbulkan keluhan nyeri, terutama nyeri tengkuk akibat ketegangan otot dan gangguan sirkulasi. Penatalaksanaan nyeri dapat dilakukan secara farmakologi maupun nonfarmakologi, salah satunya kompres air hangat. Terapi ini bekerja melalui vasodilatasi, meningkatkan aliran darah, mengurangi ketegangan otot, serta memberikan rasa nyaman. Tujuan: mengetahui efektivitas kompres air hangat dalam menurunkan skala nyeri pada penderita hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan asuhan keperawatan keluarga dengan intervensi implementasi kompres air hangat dengan 2 responden di Desa Jiwowetan Wedi, terapi kompres air hangat dilakukan 15-20 menit yang berlangsung selama 3 hari, implementasi terapi kompres air hangat dilaksanakan sesuai dengan SOP. Hasil: menunjukkan bahwa setelah diberikan kompres air hangat terjadi penurunan skala nyeri. Ny. S mengalami penurunan nyeri dari skala 6 pada hari ke-0 menjadi skala 2 pada hari ke-3, sedangkan Ny. H juga mengalami penurunan nyeri dari skala 6 pada hari ke-0 menjadi skala 2 pada hari ke-3. Kesimpulan: Setelah dilakukan implementasi terapi kompres air hangat selama 3x tatap muka selama 15-20 menit terbukti mampu menurunkan skala nyeri Ny. S dan Ny. H dari skala nyeri 6 menajdi skala nyeri 2. Kompres air hangat selain dapat menurunkan skalanyer mampu memperbaiki kenyamanan, serta dapat dijadikan intervensi keperawatan nonfarmakologi yang sederhana, aman, dan dapat dilakukan secara mandiri oleh penderita hipertensi.

Item Type: Karya Ilmiah (KIAN)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorSAWITRI, ENDANG627097901UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Hipertensi, Kompres air hangat, Nyeri
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Pendidikan Profesi Ners
Depositing User: Perpustakaan
Date Deposited: 18 Jan 2026 05:18
Last Modified: 18 Jan 2026 05:18
URI: http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4235

Actions (login required)

View Item View Item