NURHUDA, PB202405054 (2025) TINDAKAN SUCTION BERKALA TERHADAP BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF PADA PASIEN GAGAL NAFAS DENGAN VENTILATOR DI ICU RSU ISLAM KLATEN. KIAN thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.
|
PDF
COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (559kB) |
|
|
PDF
BAB I.pdf Download (193kB) |
|
|
PDF
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (683kB) |
|
|
PDF
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (212kB) |
|
|
PDF
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (197kB) |
|
|
PDF
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (394kB) |
|
|
PDF
BAB VI.pdf Download (185kB) |
|
|
PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (257kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (968kB) |
Abstract
Latar Belakang: Gagal napas merupakan keadaan dimana terjadinya ketidakmampuan sistem pernapasan dalam melakukan fungsinya sebagai pertukaran gas yaitu oksigenasi dan eliminasi karbondioksida. Kejadian kegagalan pernafasan akut atau ARDS (Acute Respiratory Distress Syndrome) termasuk 1 dari 20 penyakit utama penyebab kematian yang tinggi di instalasi perawatan intensif secara global dengan angka mortalitas sebesar 35%-46% tergantung derajat keparahan gejala ARDS (Acute Respiratory Distress Syndrome). Mortalitas akibat ARDS semakin meningkat seiring bertambahnya usia, dengan angka mortalitas 24% pada usia 15-19 tahun dan 60% pada usia di atas 80 tahun. Beberapa kasus pada pasien gagal napas berakhir dengan pemberian ventilator mekanik, pemberian tersebut bertujuan untuk membantu dan mengambil alih pernapasan dengan pemasangan Endotrakeal Tube (ETT). Salah satu masalah yang muncul pada pasien dengan gagal nafas yang menggunakan ventilator adalah bersihan jalan nafas tidak efektif, yaitu ketidakmampuan membersihkan sekret atau obstruksi jalan napas untuk mempertahankan jalan napas tetap paten. Dalam tahap selanjutnya pasien dapat mengalami sianosis, kelelahan, apatis, penurunan kadar oksigen dalam tubuh, hingga hipoksia. Tujuan: Memberikan gambaran tentang perawatan pasien gagal nafas yang terpasang ventilator dengan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif. Metode: pengambilan data pada studi kasus ini menggunakan teknik wawancara dan observasi yang dilakukan selama 3 hari yang dimulai pada tanggal 11 Desember 2024 dengan menerapkan proses asuhan keperawatan dari pengkajian sampai evaluasi. Hasil: Evaluasi setelah tindakan suction berkala menunjukkan pasien 1 dan 2 mengalami penurunan tanda gejala bersihan jalan napas tidak efektif. Kesimpulan: Hasil dari suction berkala pada kasus ini adalah efektif dibuktikan dengan adanya penurunan tanda dan gejala bersihan jalan napas tidak efektif dari kedua pasien.
| Item Type: | Karya Ilmiah (KIAN) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Gagal nafas | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing | ||||||||
| Divisions: | Pendidikan Profesi Ners | ||||||||
| Depositing User: | Perpustakaan | ||||||||
| Date Deposited: | 17 Jan 2026 06:47 | ||||||||
| Last Modified: | 17 Jan 2026 06:47 | ||||||||
| URI: | http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4207 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
