LAPORAN STUDI KASUS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN FRACTURE FEMUR SINISTRA POST OPERASI ORIF DI RSU DIPONEGORO DUA SATU KLATEN

SARI, ASTUTI KUMALA, PB202405015 (2025) LAPORAN STUDI KASUS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN FRACTURE FEMUR SINISTRA POST OPERASI ORIF DI RSU DIPONEGORO DUA SATU KLATEN. KIAN thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.

[img] PDF
COVER.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF
BAB I.pdf

Download (199kB)
[img] PDF
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (526kB)
[img] PDF
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (332kB)
[img] PDF
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (315kB)
[img] PDF
BAB V.pdf

Download (97kB)
[img] PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (180kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang : Fraktur atau patah tulang merupakan suatu kondisi terputusnya kontinuitas yang normal dari suatu jaringan tulang. Salah satu tindakan pembedahan orthopedi yang dapat dilakukan adalah reduksi terbuka menggunakan fiksasi secara interna (Open Reduction and Internal Fixation / ORIF) yang bertujuan untuk mempertahankan fragmen tulang agar tetap pada posisinya sampai penyembuhan tulang membaik. Pembedahan menimbulkan trauma jaringan lunak dan s truktur yang sebelumnya tidak mengalami cedera. Trauma akibat pembedahan pada tulang, otot, jaringan, atau sendi akan mengakibatkan nyeri yang bersifat akut. Tujuan : Mendeskripsikan asuhan keperawatan pada pasien fracture femur sinistra post operasi ORIF di RSU Diponegoro Dua Satu Klaten. Metode: Laporan kasus dengan sampel pasien post ORIF fraktur femur sinistra di ruang Mangga RSU Diponegoro Dua Satu Klaten. Hasil: Pengkajian diperoleh data Sdr. L dan Tn. A dengan diagnosa medis post ORIF fraktur femur sinistra ditandai dengan adanya keluhan utama Sdr. L dan Tn. A setelah operasi paha sebelah kiri nyeri saat di gerakkan. Diagnosa keperawatan yang muncul pada kasus ini adalah nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisik, gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan gangguan musculoskeletal dan defisit perawatan diri berhubungan dengan keterbatasan gerak. Intervensi yang dilakukan disusun berdasarkan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia dan disesuaikan dengan diagnosa keperawataan yang muncul.Implementasi yang dilakukan tidak ada kesenjangan antara teori dan praktek. Hasil setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 x24 jam masalah yang muncul pada pasien teratasi. Kesimpulan: Evaluasi diperoleh bahwa klien dipulangkan karena kondisinya telah membaik dan penggunaan metode farmakologis lebih efektif dalam pengurangan nyeri, serta disarankan rutin melakukan kontrol.

Item Type: Karya Ilmiah (KIAN)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorHASTUTI, RETNO YULI602077603UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Asuhan Keperawatan, Post Orif, Fraktur Femur sinistra
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Pendidikan Profesi Ners
Depositing User: Perpustakaan
Date Deposited: 16 Jan 2026 07:19
Last Modified: 16 Jan 2026 07:19
URI: http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4168

Actions (login required)

View Item View Item