PENERAPAN TERAPI NESTING DAN POSISI PRONASI TERHADAP STATUS HEMODINAMIK PADA BAYI BBLR YANG TERPASANG CPAP DI RUANG NICU RSUD PANDAN ARANG BOYOLALI

ANJARINI, ASRI, PB202405014 (2025) PENERAPAN TERAPI NESTING DAN POSISI PRONASI TERHADAP STATUS HEMODINAMIK PADA BAYI BBLR YANG TERPASANG CPAP DI RUANG NICU RSUD PANDAN ARANG BOYOLALI. KIAN thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.

[img] PDF
COVER.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (521kB)
[img] PDF
BAB I.pdf

Download (102kB)
[img] PDF
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (576kB)
[img] PDF
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (182kB)
[img] PDF
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (103kB)
[img] PDF
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (171kB)
[img] PDF
BAB VI.pdf

Download (86kB)
[img] PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (233kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (482kB)

Abstract

Sistem pernapasan bayi berat lahir rendah (BBLR) mengalami kesulitan akibat ketidakstabilan parameter fisiologis seperti suhu, detak jantung, dan saturasi oksigen. Salah satu pilihan terapi melibatkan penggunaan continuous positive airway pressure (CPAP), sebuah prosedur non-invasif. Efektivitas CPAP semakin diperkuat dengan praktik perawatan perkembangan. Salah satu aspek asuhan perkembangan adalah mengatur posisi yang nyaman bagi neonatus melalui penggunaan nesting. Tujuan umum Mengetahui penerapan terapi nesting dan posisi pronasi t erhadap status hemodinamik pada bayi BBLR yang terpasang CPAP di ruang NICU RSUD Pandan Arang Boyolali . Metode yang digunakan pada studi kasus ini menggunakan pelaksanaan secara wawancara, observasi dan dokumentasi. Sampel dari studi kasus ini adalah seorang bayi BBLR. Berdasarkan hasil penelitian tentang penerapan posisi dan nesting terhadap saturasi oksigenasi dan frekuensi nadi pada bayi dengan berat badan lahir rendah terdapat selama 1-2 jam kesimpulan sebagai berikut: Hasil penerapan sebelum dilakukan posisi dan nesting didapatkan data bahwa saturasi oksigen bayi Ny. N 92% dengan frekuensi nadi 130x/menit dan bayi Ny.B 94% dengan frekuensi nadi 134x/menit. Hasil penerapan sesudah dilakukan posisi dan nesting pada 1 jam pertama didapatkan data bahwa saturasi oksigen bayi Ny.M 94% dengan frekuensi nadi 136x/menit dan pada 2 jam status oksigen 97% dengan frekuensi nadi 139x/menit sedangkan pada bayi Ny.B pada 1 jam pertama didapatkan data bahwa saturasi oksigen bayi Ny.B 96% dengan frekuensi nadi 140x/menit dan pada 2 jam saturasi oksigen 97% dengan frekuensi nadi 143x/menit. Hasil penerapan ada perbedaan saturasi oksigen dan frekuensi nadi sebelum dan sesudah penerapan pada bayi Ny.M pada 1 jam pertama Oksigenasi meningkat 2% dan nadi meningkat 6x/menit, pada 2 jam oksigenasi meningkat 3% dan nadi meningkat 3x/menit dan bayi Ny.B pada 1 jam Oksigenasi meningkat 3% dan nadi meningkat 6x/menit, pada 2 jam Oksigenasi meningkat 1% dan nadi meningkat 3x/menit. Terdapat perubahan Bayi Ny.Mpada 1 jam pertama Oksigenasi meningkat 2% dan nadi meningkat 6x/menit, pada 2 jam oksigenasi meningkat 3% dan nadi meningkat 3x/menit sedangkan pada bayi Ny.B pada 1 jam Oksigenasi meningkat 3% dan nadi meningkat 6x/menit, pada 2 jam Oksigenasi meningkat 1% dan nadi meningkat 3x/menit

Item Type: Karya Ilmiah (KIAN)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorSUCIANA, FITRI518068301UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Hemodinamik,bblr,cpap
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics
Divisions: Pendidikan Profesi Ners
Depositing User: Perpustakaan
Date Deposited: 16 Jan 2026 07:09
Last Modified: 16 Jan 2026 07:09
URI: http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4167

Actions (login required)

View Item View Item