UTAMI, NURUL TRI, 2101066 (2025) HUBUNGAN BANJIR DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS WILAYAH BAYAT. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.
|
PDF
COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (887kB) |
|
|
PDF
BAB I.pdf Download (206kB) |
|
|
PDF
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (231kB) |
|
|
PDF
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (226kB) |
|
|
PDF
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (196kB) |
|
|
PDF
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (162kB) |
|
|
PDF
BAB VI.pdf Download (131kB) |
|
|
PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (173kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia dan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan, terutama penyakit diare pada balita sebagai kelompok rentan. Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, termasuk wilayah rawan banjir dengan laporan adanya peningkatan kasus diare setiap kali terjadi banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara banjir dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Bayat. Jenis penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh balita yang tercatat pada rekam medik Puskesmas Bayat bulan Februari 2023 sebanyak 117 responden, dengan teknik total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher’s Exact Test dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 1–4 tahun dengan rata-rata usia 2,21 tahun, berjenis kelamin laki-laki (58,1%), dan sebagian besar tidak mengalami diare (88,9%). Balita yang tinggal di daerah banjir sebanyak 37,6%, dengan 6,8% di antaranya mengalami diare. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,058, sehingga tidak terdapat hubungan signifikan antara banjir dengan kejadian diare pada balita. Namun, nilai Odds Ratio (OR) = 3,57 menunjukkan adanya kecenderungan risiko lebih tinggi pada balita yang tinggal di daerah banjir. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya preventif berupa peningkatan sanitasi, penyediaan air bersih, dan edukasi kesehatan masyarakat tetap diperlukan untuk meminimalkan dampak banjir terhadap kesehatan balita.
| Item Type: | Karya Ilmiah (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Banjir, Diare, Balita, Puskesmas Bayat | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RJ Pediatrics | ||||||||
| Divisions: | Prodi S1 Ilmu Keperawatan | ||||||||
| Depositing User: | Perpustakaan | ||||||||
| Date Deposited: | 09 Jan 2026 13:50 | ||||||||
| Last Modified: | 09 Jan 2026 13:50 | ||||||||
| URI: | http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4144 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
