FARADIBA, AJENG HANUM, 2101041 (2026) HUBUNGAN SELF ESTEEM DENGAN KECEMASAN PADA KASUS BULLYING ANAK USIA SEKOLAH DASAR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.
|
PDF
COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (675kB) |
|
|
PDF
BAB I.pdf Download (109kB) |
|
|
PDF
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (190kB) |
|
|
PDF
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (612kB) |
|
|
PDF
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (364kB) |
|
|
PDF
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (395kB) |
|
|
PDF
BAB VI.pdf Download (304kB) |
|
|
PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (269kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Anak usia sekolah dasar berada dalam fase perkembangan penting, terutama perkembangan sosial dan emosional. Masa ini merupakan fase penting dalam pembentukan identitas dan harga diri. Self-esteem yang sehat memiliki peran krusial dalam mendukung kesejahteraan emosional dan sosial anak. Salah satu ancaman signifikan terhadap perkembangan harga diri anak adalah bullying. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji ada hubungan self-esteem dengan kecemasan pada kasus bullying anak sekolah dasar di MI Kahuman. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional, sebanyak 57 siswa sekolah dasar MI Kahuman digunakan sebagai sampel penelitian. Pengukuran tingkat self-esteem dilakukan menggunakan Skala Self-Esteem Rosenberg (Rosenberg Self-Esteem Scale/RSES), untuk mengukur tingkat kecemasan, digunakan Spence Children’s Anxiety Scale (SCAS) versi anak. Data diperoleh melalui kuisoner, wawancara terstruktur digunakan sebagai alat pendukung untuk mendapatkan informasi lebih mendalam mengenai pengalaman bullying serta kondisi emosional responden. Data yang diperoleh dianalisis univariat dan bivariat dengan uji Kendall-Tau menggunakan SPSS. Hasil analisis univariat memberikan gambaran bahwa 57,1% responden adalah perempuan, 94,1% responden pernah mengalami bullying, 48.2% responden memiliki self-esteem baik, dan 55,4% responden memiliki kecemasan rendah. Analisis bivariat memberikan hasil bahwa terdapat hubungan yang signifikan (P<0.05) antara self- esteem dengan kecemasan dengan sebesar -0.380. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara self-esteem dengan tingkat kecemasan pada anak usia sekolah dasar yang mengalami bullying di MI Kahuman. Anak dengan self-esteem yang lebih baik cenderung memiliki tingkat kecemasan yang lebih rendah, sedangkan anak dengan self-esteem rendah lebih berisiko mengalami kecemasan sedang hingga tinggi.
| Item Type: | Karya Ilmiah (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Self-esteem; Kecemasan; Bullying; Anak SD | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RJ Pediatrics | ||||||||
| Divisions: | Prodi S1 Ilmu Keperawatan | ||||||||
| Depositing User: | Perpustakaan | ||||||||
| Date Deposited: | 09 May 2026 15:43 | ||||||||
| Last Modified: | 09 May 2026 15:43 | ||||||||
| URI: | http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4422 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
