HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG MAKANAN ULTRA- PROSES DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA DI DUSUN KANUTAN, PLANGGU, TRUCUK, KLATEN

RIZKIANTO, MUHAMMAD ALBI, 202201114 (2026) HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG MAKANAN ULTRA- PROSES DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA DI DUSUN KANUTAN, PLANGGU, TRUCUK, KLATEN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.

[img] PDF
COVER.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (511kB)
[img] PDF
BAB I.pdf

Download (315kB)
[img] PDF
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (543kB)
[img] PDF
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (297kB)
[img] PDF
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (148kB)
[img] PDF
BAB VI.pdf

Download (210kB)
[img] PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (309kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Masa remaja merupakan fase transisi dengan pertumbuhan fisik cepat yang membutuhkan asupan nutrisi adekuat, namun tingginya aksesibilitas makanan ultra-proses (UPF) berisiko memperburuk status gizi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan makanan ultra-proses dengan status gizi remaja di Dusun Kanutan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional yang dilakukan pada 10-11 Januari 2026. Populasi mencakup seluruh remaja di wilayah tersebut dengan sampel 60 responden melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner terstruktur yang telah teruji valid (15 item) dan reliabel (Cronbach's Alpha 0,845), serta alat ukur berat badan yang telah terkalibrasi oleh Puskesmas Trucuk II. Analisis data menggunakan uji Pearson Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden adalah perempuan (51,7%) dengan rerata usia 16,09 tahun. Sebanyak 43,3% responden memiliki pengetahuan baik, namun prevalensi malnutrisi mencapai 35,0%. Analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dan status gizi (p-value = 0,000). Responden berpengetahuan kurang mayoritas mengalami malnutrisi (81,0%), sedangkan responden berpengetahuan cukup (92,3%) dan baik (88,5%) mayoritas memiliki status gizi baik. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan makanan ultra-proses dengan status gizi remaja. Disarankan adanya edukasi rutin mengenai risiko konsumsi pangan industri serta optimalisasi peran kader kesehatan.

Item Type: Karya Ilmiah (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorSAWITRI, ENDANG627097901UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Remaja, Makanan Ultra-Proses, Pengetahuan, Status Gizi
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Prodi S1 Ilmu Keperawatan
Depositing User: Perpustakaan
Date Deposited: 09 May 2026 13:33
Last Modified: 09 May 2026 13:33
URI: http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4402

Actions (login required)

View Item View Item