NISA, INAYAH LATIFATUN, 202201110 (2026) HUBUNGAN KEBIASAAN KONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI (FAST FOOD) DENGAN KEJADIAN NYERI HAID PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 1 BAYAT. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.
|
PDF
COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (556kB) |
|
|
PDF
BAB I.pdf Download (285kB) |
|
|
PDF
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (564kB) |
|
|
PDF
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (404kB) |
|
|
PDF
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (262kB) |
|
|
PDF
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (312kB) |
|
|
PDF
BAB VI.pdf Download (191kB) |
|
|
PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (248kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Nyeri haid (dismenore) merupakan keluhan yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari – hari. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian dysmenorrhea adalah kebiasaan konsumsi makanan cepat saji yang umumnya mengandung tinggi lemak, garam, kalori, dan rendah serat. Tujuan penelitian ini untuk mengatahui hubungan kebiasaan konsumsi makanan cepat saji (fast food) dengan kejadian nyeri haid pada remaja putri di SMA Negeri 1 Bayat tahun 2025. Jenis penelitian ini kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah 101 siswi SMA Negeri 1 Bayat. Pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden 74 sampel. Pengambilan data frekuensi konsumsi makanan cepat saji dengan pengisian kuesioner berupa Food Frequency Questionnaire (FFQ) selama 1 minggu terakhir yang telah dinyatakan valid dengan koefisien >0,361 dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha 0,864. Tingkat nyeri haid diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) yang memiliki validitas 0,86 dan reliabilitas >0,95. Analisa bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden sering mengonsumsi fast food (56,8%) dan mayoritas responden mengalami nyeri haid kategori sedang (55,4%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kebiasaan konsumsi makanan cepat saji dengan kejadian nyeri haid (p=0,000). Kesimpulannya terdapat hubungan kebiasaan konsumsi fast food dengan kejadian nyeri haid pada remaja di SMA Negeri 1 Bayat.
| Item Type: | Karya Ilmiah (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Makanan cepat saji, nyeri haid, remaja putri, dysmenorrhea | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) | ||||||||
| Divisions: | Prodi S1 Ilmu Keperawatan | ||||||||
| Depositing User: | Perpustakaan | ||||||||
| Date Deposited: | 08 May 2026 16:22 | ||||||||
| Last Modified: | 08 May 2026 16:22 | ||||||||
| URI: | http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4398 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
