HUBUNGAN MANAJEMEN STRES DENGAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI POSYANDU DESA POMAH

REVIYANTI, APRILLIA NOVITA SARI, 202201051 (2026) HUBUNGAN MANAJEMEN STRES DENGAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI POSYANDU DESA POMAH. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.

[img] PDF
COVER.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (537kB)
[img] PDF
BAB I.pdf

Download (225kB)
[img] PDF
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (543kB)
[img] PDF
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (336kB)
[img] PDF
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (213kB)
[img] PDF
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (225kB)
[img] PDF
BAB VI.pdf

Download (178kB)
[img] PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (199kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi peningkatan tekanan darah yang menetap dengan nilai sistolik ≥ 140 mmHg dan diastolik ≥ 90 mmHg berdasarkan pengukuran berulang. Salah satu faktor risiko yang berperan terjadinya hipertensi adalah stres. Kemampuan individu dalam mengelola stres melalui penerapan manajemen stres yang tepat berperan penting dalam menjaga kestabilan tekanan darah. Tekanan darah adalah suatu tekanan yang terdapat didalam pembuluh darah yang terjadi saat jantung memompakan darah keseluruh tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara manajemen stres dengan tekanan darah pada penderita hipertensi di Posyandu Desa Pomah. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah penderita hipertensi yang tercatat di Posyandu Desa Pomah. Responden penelitian adalah 108 responden yang diperoleh dengan Teknik Accidental Sampling sesuai kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Brief COPE versi Indonesia 28 item dan sphygmomanometer digital merk OMRON type HEM-7111. Analisa data bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan responden dengan koping maladaptif (kategori 1) memiliki tekanan darah tidak terkontrol, yaitu 47 orang (85.5%) sedangkan yang tekanan darahnya terkontrol sebanyak 8 orang (14.5%). Pada responden dengan koping adaptif (kategori 2), Sebagian besar juga memiliki tekanan darah tidak terkontrol, yaitu 36 orang (67.9%) dan yang terkontrol sebanyak 17 orang (32.1%). Hasil uji Chi Square menunjukkan terdapat hubungan antara manajemen stres dengan tekanan darah pada penderita hipertensi (p-value = 0,031 < 0,05). Kesimpulan manajemen stres memiliki hubungan dengan tekanan darah pada penderita hipertensi di Posyandu Desa Pomah.

Item Type: Karya Ilmiah (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorMARWANTI, MARWANTI623058503UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Hipertensi, Manajemen Stres, Tekanan Darah
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Prodi S1 Ilmu Keperawatan
Depositing User: Perpustakaan
Date Deposited: 07 May 2026 12:55
Last Modified: 07 May 2026 13:03
URI: http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4372

Actions (login required)

View Item View Item