CAHYANINGSIH, WULAN, 202202081 (2025) PENERAPAN TERAPI SWEDISH MASSAGE SEBAGAI UPAYA PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI BALAI PELAYANAN SOSIAL TRESNA WERDHA (BPSTW) ABIYOSO YOGYAKARTA. Diploma thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.
|
PDF
COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (441kB) |
|
|
PDF
BAB I.pdf Download (112kB) |
|
|
PDF
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (394kB) |
|
|
PDF
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (122kB) |
|
|
PDF
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (241kB) |
|
|
PDF
BAB V.pdf Download (113kB) |
|
|
PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (179kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Salah satu masalah kesehatan yang paling sering dijumpai pada lansia adalah hipertensi. Masyarakat sering menganggap hipertensi pada lansia merupakan hal yang wajar dan biasa, serta tidak memerlukan penanganan yang serius. Penanganan hipertensi dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu farmakologis dan non farmakologis. Terapi swedish massage merupakan salah satu terapi komplementer yang dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik secara signifikan dengan melakukan 5 teknik gerakan pemijatan (effleurage, petrissage, friction, tapotement, dan vibration). Tujuan: Untuk mengetahui keefektifan terapi swedish massage dalam menurunkan tekanan darah. Metode: Desain penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Responden yang terlibat sebanyak dua orang. Terapi swedish massage diberikan selama 3 kali pertemuan dalam satu minggu dengan durasi 20-30 menit per sesi dengan pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah implementasi dengan menggunakan tensimeter digital yang telah terkalibrasi. Hasil dan Pembahasan: Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan bahwa hasil pengukuran sebelum dan sesudah diberikan terapi swedish massage menunjukkan adanya penurunan yang cukup signifikan. Pada responden 1 (Ny. P) hasil pengukuran tekanan darah dari 145/78 mmHg (hipertensi tingkat 1) menjadi 129/69 mmHg (normal). Sedangkan pada responden 2 (Ny. K) hasil pengukuran tekanan darah dari 142/74 mmHg (hipertensi tingkat 1) menjadi 121/60 mmHg (normal). Kesimpulan: Pemberian terapi swedish massage selama 3 kali dalam satu minggu dengan durasi 20-30 menit per sesi terbukti efektif menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi tingkat 1. Hasil ini menunjukkan bahwa swedish massage dapat dijadikan alternatif terapi non-farmakologis yang efektif dalam penatalaksanaan hipertensi pada lansia. Terapi ini tentunya tidak dapat berdiri sendiri, oleh karena itu perlu dilakukan kolaborasi dengan terapi lain agar hasil yang diharapkan lebih efektif.
| Item Type: | Karya Ilmiah (Diploma) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Swedish massage, hipertensi, lansia | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing | ||||||||
| Divisions: | Prodi D3 Keperawatan | ||||||||
| Depositing User: | Perpustakaan | ||||||||
| Date Deposited: | 17 Dec 2025 06:54 | ||||||||
| Last Modified: | 17 Dec 2025 06:54 | ||||||||
| URI: | http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/3931 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
