WIDYANINGRUM, WINDY, 202201089 (2026) HUBUNGAN KADAR GULA DARAH DENGAN FUNGSI KOGNITIF PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAYAT. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.
|
PDF
COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (523kB) |
|
|
PDF
BAB I.pdf Download (295kB) |
|
|
PDF
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (397kB) |
|
|
PDF
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (351kB) |
|
|
PDF
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (269kB) |
|
|
PDF
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (293kB) |
|
|
PDF
BAB VI.pdf Download (256kB) |
|
|
PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (248kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 menunjukkan adanya perbedaan cukup tajam pada diabetes melitus tipe 2. Berdasarkan data, Puskesmas Bayat tercatat 4,33% dari total kasus di Kabupaten Klaten. Sementara itu, Kabupaten klaten tercatat 3,61% terhadap total kasus di Provinsi Jawa Tengah. Pada penderita diabetes melitus tipe 2 mengalami penurunan fungsi kognitif diantaranya adalah terjadinya peningkatan defisit memori, perhatian, penurunan kecepatan motorik, terdapat gangguan perhatian dan gangguan fungsi eksekutif. Tujuan penelitian ini Mengetahui hubungan kadar gula darah dengan fungsi kognitif pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Bayat. Penelitian ini menggunakan desain analytic correlation dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah penderita diabetes melitus yang berusia 36 hingga 59 tahun. Responden penelitian sebanyak 75 responden yang diperoleh dengan teknik purposive sampling. instrument pengumpulan data menggunakan kuesioner Moca-Ina. Analisa data bivariat menggunakan uji Sperman Rank. Hasil penelitian karakteristik responden memiliki umur rerata 52,21±5,530 tahun, sebagian besar berjenis laki-laki (54,7%), berpendidikan SMA (48,0%), bekerja (62,7%), lama terdiagnosa >5 (100%), tidak memiliki riwayat stroke (100%), kadar gula darah 237,52±31,037, dan fungsi kognitif 16,65±6,170. Hasil uji bivariat diperoleh r hitung -0,286 dan p value sebesar 0,013 (p ˂ 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah hubungan kadar gula darah dengan fungsi kognitif pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Bayat dengan hubungan lemah dan hubungan arah negatif artinya semakin meningkat kadar gula darah maka semin menurun fungsi kognitif pada pasien DM tipe 2.
| Item Type: | Karya Ilmiah (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kadar gula darah, Fungsi Kognitif, Diabetes melitus tipe 2 | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing | ||||||||
| Divisions: | Prodi S1 Ilmu Keperawatan | ||||||||
| Depositing User: | Perpustakaan | ||||||||
| Date Deposited: | 07 May 2026 13:51 | ||||||||
| Last Modified: | 07 May 2026 13:51 | ||||||||
| URI: | http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4380 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
