HUBUNGAN DURASI PENANGANAN AWAL DENGAN TINGKAT NYERI PADA PASIEN LUKA DI IGD RSU ISLAM KLATEN

PRIYANTI, NURUL, 202201078 (2026) HUBUNGAN DURASI PENANGANAN AWAL DENGAN TINGKAT NYERI PADA PASIEN LUKA DI IGD RSU ISLAM KLATEN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.

[img] PDF
COVER.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF
BAB I.pdf

Download (221kB)
[img] PDF
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (337kB)
[img] PDF
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (285kB)
[img] PDF
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (185kB)
[img] PDF
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (215kB)
[img] PDF
BAB VI.pdf

Download (171kB)
[img] PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (176kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (769kB)

Abstract

Luka merupakan terputusnya kontinuitas jaringan akibat adanya substansi jaringan yang rusak atau hilang akibat cedera atau pembedahan. Keterlambatan penanganan awal bukan hanya memperpanjang waktu penyembuhan luka, tetapi juga dapat memperburuk proses inflamasi lokal, meningkatkan stimulasi saraf nosiseptif, dan akhirnya memperberat intensitas nyeri yang dirasakan pasien. Tujuan penelitian ini adalah agar dapat membuktikan adanya hubungan antara durasi penanganan awal dengan tingkat nyeri pada pasien luka di Intalasi Gawat Darurat (IGD). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan prospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien luka robek di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Islam Klaten pada tanggal 15-27 desember 2025. Sampel pada penelitian ini adalah 31 pasien dengan luka robek yang membutuhkan perawatan heacting di IGD RSU Islam Klaten yang diperoleh dari teknik pengambilan sampel consecutive sampling. Analisa data bivariat menggunalan uji korelasi Spearman Rank (ρ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas berada pada rentang usia produktif 20-55 tahun. Tingkat nyeri pasien saat pertama kali datang ke IGD sebagian besar berada pada kategori nyeri ringan, dengan 19,4% tidak nyeri, 51,6% nyeri sangat ringan, dan 29,0% nyeri sedang. Rata-rata skor nyeri adalah 5,55 dengan median 5,00. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara durasi penanganan awal dengan tingkat nyeri pasien (ρ = 0,744; r = 0,000). Kesimpulannya, temuan ini membuktikan bahwa semakin lama durasi penanganan awal, semakin tinggi tingkat nyeri yang dilaporkan oleh pasien. Hubungan ini signifikan secara statistik pada tingkat kepercayaan 99% (α = 0,05).

Item Type: Karya Ilmiah (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorZUKHRI, SAIFUDIN604057002UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Durasi,Luka robek,penanganan awal, nyeri,igd
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Prodi S1 Ilmu Keperawatan
Depositing User: Perpustakaan
Date Deposited: 02 May 2026 16:07
Last Modified: 02 May 2026 16:07
URI: http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4369

Actions (login required)

View Item View Item