ASTUTI, KANETRI SEPVI, P202405033 (2025) PENERAPAN PEMBERIAN TEKNIS EFFLEURAGE PADA IBU NIFAS DENGAN MASALAH NYERI DI RUANG KANA RSUD WONOSARI GUNUNG KIDUL. KIAN thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.
|
PDF
COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (673kB) |
|
|
PDF
BAB I.pdf Download (191kB) |
|
|
PDF
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (695kB) |
|
|
PDF
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (194kB) |
|
|
PDF
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (243kB) |
|
|
PDF
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (242kB) |
|
|
PDF
BAB VI.pdf Download (136kB) |
|
|
PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (290kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Nyeri (Afterpains) merupakan respons alami tubuh terhadap proses pemulihan rahim setelah persalinan disebabkan karena adanya kontraksi dalam relaksasi yang terus menerus pada uterus. Kontraksi uterus terjadi secara fisiologis yang memicu timbulnya rasa nyeri yang dapat menggangu kenyamanan ibu di masa nifas. Salah satu metode yang sangat efektif dalam menanggulangi rasa nyeri adalah dengan massage effleurage yang merupakan salah satu metode non farmakologi yang dilakukan untuk mengurangi nyeri (Afterpains). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan massage effleurage dalam menurunkan sekala nyeri (Afterpains) pada pasien post partus di RSUD Wonosari, Gunung Kidul. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap dua responden yang mengalami nyeri (Afterpains). Data dikumpulkan melalui pengukuran skala nyeri (NRS) sebelum dan sesudah intervensi massage effleurage yang dilakukan secara rutin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan signifikan Sekala nyeri setelah dilakukan massage effleurage. Teknik massage effleurage yang diterapkan mampu memberikan efek meningkatkan sirkulasi darah, memberi tekanan, meningkatkan relaksasi fisik serta mental dan menghangatkan otot – otot abdomen pada ibu. Dengan demikian, massage effleurage dapat menjadi intervensi keperawatan komplementer yang efektif dalam membantu pengelolaan nyeri pada ibu nifas. Terapi ini juga memberikan manfaat tambahan berupa peningkatan kenyamanan dan kualitas hidup pasien.
| Item Type: | Karya Ilmiah (KIAN) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Nyeri (Afterpains), Massage Effleurage, Ibu Nifas, Terapi Non-Farmakologis | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics R Medicine > RT Nursing |
||||||||
| Divisions: | Pendidikan Profesi Ners | ||||||||
| Depositing User: | Perpustakaan | ||||||||
| Date Deposited: | 19 Jan 2026 06:31 | ||||||||
| Last Modified: | 19 Jan 2026 06:31 | ||||||||
| URI: | http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4268 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
