IMPLEMENTASI TERAPI REFLEKSI PIJAT KAKI DALAM MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA JIWOWETAN

PUSPA, BELLA ANDRIA, P202405015 (2025) IMPLEMENTASI TERAPI REFLEKSI PIJAT KAKI DALAM MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA JIWOWETAN. KIAN thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.

[img] PDF
COVER.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (677kB)
[img] PDF
BAB I.pdf

Download (492kB)
[img] PDF
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (856kB)
[img] PDF
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (438kB)
[img] PDF
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (531kB)
[img] PDF
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (598kB)
[img] PDF
BAB VI.pdf

Download (391kB)
[img] PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (191kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian utama di Indonesia dan dikenal sebagai ―silent killer‖ karena sering tanpa gejala. WHO mencatat sekitar 1 miliar penderita di dunia, dengan dua pertiga berada di negara berkembang. Di Indonesia, prevalensi hipertensi mencapai 25,8%, namun sebagian besar kasus tidak terdiagnosis. Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Klaten, memiliki angka kejadian tinggi, berisiko memicu komplikasi seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Pencegahan dan pengendalian dapat dilakukan melalui gaya hidup sehat serta terapi non-farmakologis. Salah satu terapi efektif adalah pijat refleksi kaki, yang menurunkan tekanan darah melalui stimulasi titik refleksi organ terkait. Peran aktif keluarga dalam mendukung kepatuhan terapi menjadi faktor penting untuk mengoptimalkan pengendalian hipertensi. Tujuan penelitian: untuk menganalisis implementasi terapi refleksi pijat kaki pada penderita hipertensi. Metode Penelitian: Penelitian dengan menggunakan asuhan keperawatan keluarga dengan intervensi implementasi terapi refleksi pijat kaki, dengan 2 partisipan di desa Jiwowetan wedi, terapi refleksi pijat kaki diberikan selama 15-30 menit yang dilakukan selama 3 hari berturut- turut, implementasi terapi refleksi pijat kaki sesuai dengan SOP. Hasil Penelitian: Hasil penelitian didapatkan tekanan darah setelah diberikan terapi pijat kaki pada Ny.S hari pertama didapatkan 174/78 mmHg, hari kedua 160/73 mmHg dan hari ketiga 158/82 mmHg, sedangkan Ny.N tekanan darah sesudah diberikan terapi pijat kaki pada hari pertama 184/81 mmHg, hari kedua 182/79 mmHg, hari ketiga 167/76 mmHg. Kesimpulan: Setelah dilakukan implementasi terapi refleksi pijat kaki selama 3x tatap muka selama 15-30 menit terjadi penurunan tekanan darah Ny.S sistol sebesar 12 mmHg dan diastole 6 mmHg, sedangkan Ny. N mengalami penurunan diastoil sebesar 13 mmHg dan diastole 10 mmHg.

Item Type: Karya Ilmiah (KIAN)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorSAWITRI, ENDANG627097901UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Hipertensi, Terapi Refleksi Pijat Kaki, Tekanan Darah, Terapi Non-Farmakologis
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Pendidikan Profesi Ners
Depositing User: Perpustakaan
Date Deposited: 18 Jan 2026 10:40
Last Modified: 18 Jan 2026 10:40
URI: http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4249

Actions (login required)

View Item View Item