PENERAPAN PEMBERIAN TERAPI DZIKIR TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA PASIEN JANTUNG DENGAN STEMI DI RUANG ICCU RS SOERADJI TIRTONEGORO

KURNIAWAN, SONI IVA, PB202405068 (2025) PENERAPAN PEMBERIAN TERAPI DZIKIR TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA PASIEN JANTUNG DENGAN STEMI DI RUANG ICCU RS SOERADJI TIRTONEGORO. KIAN thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.

[img] PDF
COVER.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (793kB)
[img] PDF
BAB I.pdf

Download (379kB)
[img] PDF
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (614kB)
[img] PDF
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (313kB)
[img] PDF
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (295kB)
[img] PDF
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (280kB)
[img] PDF
BAB VI.pdf

Download (253kB)
[img] PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (291kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

ST-Elevation Myocardial Infarction (STEMI) merupakan bentuk akut dari penyakit jantung koroner yang memerlukan penanganan segera, salah satunya dalam mengelola nyeri dada sebagai gejala utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi dzikir sebagai intervensi non-farmakologis dalam menurunkan tingkat nyeri pada pasien STEMI. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan subjek dua pasien lansia di ruang ICCU RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Terapi dzikir diberikan selama tiga hari berturut-turut, masing-masing selama 15 menit per sesi. Skala nyeri diamati sebelum dan sesudah intervensi setiap harinya. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat nyeri secara bertahap pada kedua pasien, dari kategori nyeri sedang menjadi nyeri ringan. Evaluasi menunjukkan bahwa terapi dzikir memberikan efek relaksasi dan ketenangan emosional yang mendukung penurunan persepsi nyeri, terutama pada pasien dengan latar belakang spiritual yang kuat. Meskipun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah sampel yang kecil dan durasi intervensi yang singkat. Oleh karena itu, terapi dzikir dapat dipertimbangkan sebagai pendekatan komplementer dalam manajemen nyeri pada pasien dengan STEMI, namun diperlukan penelitian lebih lanjut dengan sampel dan metode yang lebih luas untuk validitas hasil yang lebih kuat.

Item Type: Karya Ilmiah (KIAN)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorSETIANINGSIH, SETIANINGSIH615127201UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: STEMI, nyeri dada, terapi dzikir, intervensi non-farmakologis
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Pendidikan Profesi Ners
Depositing User: Perpustakaan
Date Deposited: 17 Jan 2026 08:56
Last Modified: 17 Jan 2026 08:56
URI: http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4220

Actions (login required)

View Item View Item