ILOWATI, NUNUNG, PB202405053 (2025) BUERGER ALLEN EXERCISE DALAM UPAYA MENINGKATKAN PERFUSI PERIFER PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUANG MELATI II RSUP dr. SOERADJI TIRTONEGORO KLATEN. KIAN thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.
|
PDF
COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (328kB) |
|
|
PDF
BAB I.pdf Download (177kB) |
|
|
PDF
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (684kB) |
|
|
PDF
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (112kB) |
|
|
PDF
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (289kB) |
|
|
PDF
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (180kB) |
|
|
PDF
BAB VI.pdf Download (160kB) |
|
|
PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (231kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Penyakit DM tipe II merupakan penyakit metabolisme yang disebabkan karena resistensi insulin dan disfungsi sel beta pankreas. Penderita DM di wilayah Jawa Tengah mencapai 2,1% dan kabupaten Klaten jumlah keseluruhan ada 37.485 penderita. Penderita DM dapat mengalami masalah gangguan perfusi perifer. Gangguan tersebut dapat dicegah atau dapat diminimalisir dengan Buerger Allen Exercise. Tujuan: Mengetahui penerapan buerger allen exercise dalam upaya meningkatkan perfusi perifer pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Ruang Melati II RSUP DR. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Gambaran Kasus: Pasien pertama adalah Ny. T seorang perempuan, 52 tahun, sudah menikah, pendidikan terakhir SD dan bekerja sebagai pedagang, keluhan utama gula darah tinggi, telapak kaki kanan ada luka tidak sembuh-sembuh, nyeri, diagnosa medis adalah diabetes melitus tipe 2 dengan ulkus pedis dektra. Kasus kedua adalah Ny. R, perempuan, 55 tahun, sudah menikah, pendidikan terakhir SD dan tidak bekerja, keluhan utama nyeri ulu hati, mual, tidak muntah, kaki kiri ada luka di bagian jari jempol tidak sembuh-sembuh rasanya nyeri, diagnosa medis diabetes melitus tipe 2 dengan ulkus pedis sinistra. Hasil: Hasil dari manajemen yang dilakukan pada pasien pertama menunjukkan hasil ABI kanan 0,89 dan hasil ABI kiri 0,88 sedangkan pada pasien kedua menunjukkan hasil ABI kanan 0, 83 dan hasil ABI kiri 0,88. Kesimpulan: Buerger allen exercise efektif dalam meningkatkan perfusi perifer pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Ruang Melati II RSUP DR. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Implikasi: pasien DM tipe 2 perlu melakukan terapi buerger allen exercise untuk meningkatkan nilai ABI pada masalah perfusi perifer tidak efektif.
| Item Type: | Karya Ilmiah (KIAN) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Buerger allen exercise, perfusi perifer, diabetes melitus tipe 2 | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing | ||||||||
| Divisions: | Pendidikan Profesi Ners | ||||||||
| Depositing User: | Perpustakaan | ||||||||
| Date Deposited: | 17 Jan 2026 06:41 | ||||||||
| Last Modified: | 17 Jan 2026 06:41 | ||||||||
| URI: | http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4206 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
