KURNIATUN, PB202405044 (2025) IMPLEMENTASI POSISI PRONE DAN SUPINE DALAM MENINGKATKAN SATURASI OKSIGEN PADA BBLR DI RUANG NICU RSUP DR. SOERADJI TIRTONEGORO KLATEN. KIAN thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.
|
PDF
COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (628kB) |
|
|
PDF
BAB I.pdf Download (92kB) |
|
|
PDF
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (322kB) |
|
|
PDF
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (144kB) |
|
|
PDF
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (78kB) |
|
|
PDF
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (97kB) |
|
|
PDF
BAB VI.pdf Download (72kB) |
|
|
PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (114kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: BBLR sering mengalami permasalahan seperti gangguan pernafasan, hipotermia, hipoglikemia dan hiperglikemia, hal ini karena organ tubuhnya belum matang dalam melakukan adaptasi terhadap lingkungan ekstrauterin. BBLR cenderung dalam posisi ekstensi. Posisi ini akan meningkatkan stress pada bayi dan secara otomatis akan mempengaruhi fungsi fisiologis tubuh bayi baru lahir. Bayi BBLR harus diupayakan dalam kondisi yang optimal seperti di dalam rahim yaitu dengan posisi prone dan supine. Tujuan: Mengetahui implementasi posisi prone dan supine dalam meningkatkan saturasi oksigen pada BBLR di ruang NICU RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Gambaran Kasus: Studi kasus ini didapatkan pada bayi pertama usia gestasi 35 minggu, BB lahir 1769 gram dan saturasi oksigen 95% sedangkan bayi kedua usia gestasi 35+5 minggu, BB lahir 1910 gram dan saturasi oksigen 93%. Hasil: Hasil dari manajemen yang dilakukan setelah dilakukan posisi tidur prone dan supine menunjukkan perubahan yaitu bayi pertama terlihat tidak sesak, oksigen sudah dilepas, TTV: RR 42 x/menit, HR 118 x/menit, suhu 36,8°C, SpO2 99%, BB 1800 gram sedangkan pada bayi kedua tidak terlihat sesak, oksigen sudah dilepas, TTV: RR 40 x/menit, HR 112 x/menit, suhu 36,9°C, SpO2 97%, BB 1945 gram. Kesimpulan: Posisi prone dan supine yang dilakukan secara bergantian terbukti efektif terhadap peningkatan saturasi oksigen pada bayi BBLR di ruang NICU RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Implikasi: Posisi tidur prone dan supine merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan nilai saturasi oksigen pada masalah pola nafas tidak efektif dikarenakan saturasi oksigen kurang dari normal.
| Item Type: | Karya Ilmiah (KIAN) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Posisi prone dan supine, saturasi oksigen, BBLR | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RJ Pediatrics | ||||||||
| Divisions: | Pendidikan Profesi Ners | ||||||||
| Depositing User: | Perpustakaan | ||||||||
| Date Deposited: | 17 Jan 2026 04:07 | ||||||||
| Last Modified: | 17 Jan 2026 04:07 | ||||||||
| URI: | http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4197 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
