PENERAPAN TERAPI BERKEBUN PADA PASIEN DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI HALUSINASI PENGLIHATAN

NUGROHO, IVAN FAJAR, PB202405042 (2025) PENERAPAN TERAPI BERKEBUN PADA PASIEN DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI HALUSINASI PENGLIHATAN. KIAN thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.

[img] PDF
COVER.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (722kB)
[img] PDF
BAB I.pdf

Download (237kB)
[img] PDF
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (814kB)
[img] PDF
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (326kB)
[img] PDF
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (349kB)
[img] PDF
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (247kB)
[img] PDF
BAB VI.pdf

Download (208kB)
[img] PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (269kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Skizofrenia adalah kondisi mental yang dapat memengaruhi tingkah laku, emosi, dan komunikasi. Skizofrenia dapat menyebabkan halusinasi. Halusinasi adalah ketika persepsi sensori seseorang terganggu. Ini terjadi ketika pasien merasakan stimulus yang tidak nyata meskipun sebenarnya tidak ada. Berbicara sendiri, bergumam, tertawa tanpa alasan, marah tanpa alasan, menunjuk ke arah tertentu, dan ketakutan pada objek yang tidak jelas adalah gejala halusinasi. Studi pendahuluan di Puskesmas Klaten Tengah pada Januari 2025 mengumpulkan informasi tentang 103 pasien yang tersebar di enam kelurahan dan tiga desa. Cara menangani pasien halusinasi salah satunya dengan melakukan terapi nonfarmakologi yaitu terapi berkebun. Tujuan karya tulis ilmiah ini untuk mengetahui efektivitas penerapan terapi berkebun pada pasien halusinasi penglihatan di Puskesmas Klaten Tengah. Jika pasien halusinasi tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat meningkatkan risiko isolasi sosial, agresivitas, hingga gangguan fungsi kehidupan sehari-hari. Karya tulis ini menggunakan desain studi kasus dengan wawancara dan observasi yang dilakukan selama empat kali pertemuan. Subjek yang digunakan yaitu dua pasien yang mengalami halusinasi penglihatan. Tanda dan gejala halusinasi sebelum dilakukan terapi berkebun kedua pasien didapati 22 tanda gejala halusinasi. Setelah dilakukan penerapan terapi berkebun, klien pertama 17 tanda gejala dan klien kedua 18 tanda gejala halusinasi. Rata rata mengalami penurunan 5 tanda gejala halusinasi setelah diberikan terapi berkebun. Terapi nonfarmakologi berkebun menjadi salah satu cara agar klien dapat meningkatkan kemampuan mengontrol halusinasi dan mengurangi tanda dan gejala pada pasien halusinasi penglihatan

Item Type: Karya Ilmiah (KIAN)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorSULISTYOWATI, ARLINA DHIAN626098901UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Skizofrenia, Halusinasi, Terapi Berkebun
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Pendidikan Profesi Ners
Depositing User: Perpustakaan
Date Deposited: 17 Jan 2026 03:57
Last Modified: 17 Jan 2026 03:57
URI: http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4195

Actions (login required)

View Item View Item