HUBUNGAN QB (QUICK OF BLOOD) DENGAN ADEKUASI HEMODIALISIS PADA PASIEN HEMODIALISIS DI RSU ISLAM KLATEN

ROSALIA, SWESTI, B202401034 (2025) HUBUNGAN QB (QUICK OF BLOOD) DENGAN ADEKUASI HEMODIALISIS PADA PASIEN HEMODIALISIS DI RSU ISLAM KLATEN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.

[img] PDF
COVER.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (614kB)
[img] PDF
BAB I.pdf

Download (287kB)
[img] PDF
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (597kB)
[img] PDF
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (463kB)
[img] PDF
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (241kB)
[img] PDF
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (313kB)
[img] PDF
BAB VI.pdf

Download (212kB)
[img] PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (279kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan masalah kesehatan global yang jumlah penderitanya terus meningkat. Salah satu terapi utama bagi pasien PGK stadium akhir adalah hemodialisis, yang bertujuan untuk membuang zat sisa metabolisme dan kelebihan cairan dari tubuh. Efektivitas terapi ini diukur melalui parameter adekuasi, seperti Kt/V atau Urea Reduction Ratio (URR). Salah satu faktor penting yang memengaruhi adekuasi hemodialisis adalah Quick of Blood (QB), yaitu kecepatan aliran darah dari tubuh pasien ke mesin dialisis. QB yang terlalu rendah dapat menyebabkan terapi kurang efektif, sedangkan QB yang terlalu tinggi berisiko menimbulkan efek samping seperti hipotensi dan nyeri dada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara QB dan adekuasi hemodialisis pada pasien di RSU Islam Klaten dengan menggunakan alat ukur URR online Diascan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 226 pasien yang diambil menggunakan teknik Purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi dan data medis pasien, serta pengukuran langsung QB dan URR dengan alat Diascan. Analisis data dilakukan melalui uji univariat, bivariat dengan korelasi Spearman, dan uji normalitas Kolmogorov–Smirnov. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata usia responden adalah 49,42 tahun, lama menjalani hemodialisis 4 tahun, dan berat badan 58 kg. Mayoritas responden (51,8%) memiliki QB ≥ 250 ml/menit, dan sebanyak 83,3% responden memiliki URR > 80%, yang menunjukkan adekuasi hemodialisis. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara QB dan URR dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,470 dan nilai signifikansi p = 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan Quick Of Blood dengan Adekuasi Hemodialisis pada pasien hemodialisis di RSU Islam Klaten. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi QB, maka adekuasi hemodialisis juga cenderung meningkat. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengaturan QB yang optimal untuk meningkatkan efektivitas terapi hemodialisis dan kenyamanan pasien. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi tenaga medis dalam menentukan standar kecepatan aliran darah selama dialisis secara individual sesuai kondisi klinis pasien.

Item Type: Karya Ilmiah (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorAGUSTININGRUM, RATNA603088901UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Quick of Blood, Hemodialisis, Adekuasi, URR, Kt/V, RSU Islam Klaten
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Prodi S1 Ilmu Keperawatan
Depositing User: Perpustakaan
Date Deposited: 05 Jan 2026 08:18
Last Modified: 05 Jan 2026 08:18
URI: http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4077

Actions (login required)

View Item View Item