YUWONO, DIDIK AGUS, B202401008 (2025) PENGARUH TERAPI MUSIK TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN INTRA OPERASI DENGAN REGIONAL ANESTESI DI IBS RSUD BAGAS WARAS KLATEN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.
|
PDF
COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (631kB) |
|
|
PDF
BAB I.pdf Download (334kB) |
|
|
PDF
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (519kB) |
|
|
PDF
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (551kB) |
|
|
PDF
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (200kB) |
|
|
PDF
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (176kB) |
|
|
PDF
BAB VI.pdf Download (88kB) |
|
|
PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (181kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Latar belakang: Pasien yang menjalani operasi dengan anestesi regional tetap berada dalam kondisi sadar selama prosedur. Kondisi ini dapat menimbulkan kecemasan karena pasien dapat mendengar percakapan tim medis, merasakan sensasi operasi, hingga mendengar suara instrumen. Kecemasan yang tidak terkendali dapat meningkatkan aktivitas saraf simpatis, mengganggu kestabilan fisiologis, dan menurunkan kenyamanan pasien. Intervensi nonfarmakologis seperti terapi musik telah banyak diteliti mampu memberikan efek relaksasi, mengurangi kecemasan, serta mendukung proses penyembuhan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi musik terhadap tingkat kecemasan pasien intra operasi dengan anestesi regional di RSUD Bagas Waras Klaten. Metode: Desain penelitian menggunakan quasi experiment dengan pendekatan pre-test post-test control group. Sampel berjumlah 20 responden, terbagi dalam kelompok intervensi (n=10) yang mendapatkan terapi musik instrumental selama ±30 menit saat operasi, dan kelompok kontrol (n=10) tanpa intervensi. Instrumen penelitian menggunakan Anxiety Analog Scale (AAS). Analisis data meliputi uji normalitas (Shapiro-Wilk), uji homogenitas (Levene’s Test), Paired Sample T- Test untuk mengukur perubahan pre–post dalam kelompok, serta Independent Sample T-Test untuk membandingkan antar kelompok. Hasil: Pada kelompok intervensi, rata-rata skor kecemasan menurun dari 284,5 ± 7,619 menjadi 143 ± 20,710 (p = 0,001). Pada kelompok kontrol, skor juga menurun dari 284 ± 6,992 menjadi 167,5 ± 17,834 (p = 0,001), tetapi penurunannya lebih kecil dibandingkan intervensi. Hasil Independent Sample T-Test menunjukkan terdapat perbedaan signifikan skor kecemasan post-test antar kelompok (p = 0,011), dengan kelompok intervensi memiliki skor kecemasan lebih rendah. Kesimpulan: Terapi musik terbukti berpengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat kecemasan pasien intra operasi dengan anestesi regional. Intervensi ini dapat dijadikan alternatif nonfarmakologis yang sederhana, murah, dan aman untuk meningkatkan kenyamanan pasien intra operasi.
| Item Type: | Karya Ilmiah (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Terapi musik, kecemasan, intra operasi, anestesi regional | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing | ||||||||
| Divisions: | Prodi S1 Ilmu Keperawatan | ||||||||
| Depositing User: | Perpustakaan | ||||||||
| Date Deposited: | 03 Jan 2026 13:35 | ||||||||
| Last Modified: | 03 Jan 2026 13:35 | ||||||||
| URI: | http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/4050 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
