KUSINDRASIH, ANNASTYASA PUTRI EKA, 202202087 (2025) ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA ANAK ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD) DENGAN RISIKO PERILAKU KEKERASAN. Diploma thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.
|
PDF
COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (712kB) |
|
|
PDF
BAB I.pdf Download (206kB) |
|
|
PDF
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (344kB) |
|
|
PDF
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (256kB) |
|
|
PDF
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (514kB) |
|
|
PDF
BAB V.pdf Download (209kB) |
|
|
PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (165kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Anak dengan ADHD rentan mengalami risiko perilaku kekerasan akibat impulsivitas dan kesulitan mengontrol emosi. Penanganan dapat dilakukan melalui intervensi keperawatan jiwa non-farmakologis seperti teknik relaksasi, komunikasi verbal, dan pendekatan spiritual untuk membantu anak menyalurkan emosi secara adaptif dan menurunkan risiko kekerasan. Tujuan: Untuk mengeksplorasi secara mendalam asuhan keperawatan jiwa dengan pendekatan non-farmakologis pada anak ADHD yang mengalami risiko perilaku kekerasan di Klinik Arogya Mitra Akupuntur Metode: Desain penelitian menggunakan studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Tujuannya untuk menggambarkan proses asuhan keperawatan jiwa pada anak ADHD dengan risiko perilaku kekerasan. Jumlah partisipan 2 orang yang di observasi selama 6 hari di Arogya Mitra Akupuntur. Hasil dan Pembahasan: Setelah enam hari intervensi, Anak A dan O menunjukkan penurunan risiko perilaku kekerasan. Anak A membaik pada hari ke-3, Anak O pada hari ke-4. Perbaikan ditandai dengan berkurangnya tantrum dan meningkatnya kemampuan mengelola emosi. Intervensi efektif berkat keterlibatan keluarga dan pendekatan non-farmakologis. Kesimpulan: Penerapan asuhan keperawatan jiwa selama enam hari terhadap Anak A dan Anak O menunjukkan bahwa intervensi non-farmakologis efektif dalam menurunkan risiko perilaku kekerasan. Meskipun latar belakang dan karakteristik keduanya berbeda, keduanya mampu meningkatkan kemampuan pengendalian diri dan menunjukkan respons positif terhadap terapi yang diberikan.
| Item Type: | Karya Ilmiah (Diploma) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Anak ADHD, risiko perilaku kekerasan, keperawatan jiwa, intervensi non-farmakologis. | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing | ||||||||
| Divisions: | Prodi D3 Keperawatan | ||||||||
| Depositing User: | Perpustakaan | ||||||||
| Date Deposited: | 18 Dec 2025 02:40 | ||||||||
| Last Modified: | 18 Dec 2025 02:40 | ||||||||
| URI: | http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/3937 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
