AMELIA, SINTHA, K202202004 (2025) STUDI KASUS : PENERAPAN SENAM KAKI DIABETIK PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI DESA GLODOGAN. Diploma thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN.
|
PDF
COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (669kB) |
|
|
PDF
BAB I.pdf Download (341kB) |
|
|
PDF
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (605kB) |
|
|
PDF
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (290kB) |
|
|
PDF
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (660kB) |
|
|
PDF
BAB V.pdf Download (256kB) |
|
|
PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (387kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang : Diabetes melitus (DM) merupakan sekelompok penyakit metabolik yang disebabkan oleh gangguan sekresi insulin. Secara global kasus diabetes melitus meningkat secara signifikan. Meningkatnya jumlah penderita diabetes disebabkan oleh kebiasaan gaya hidup yang tidak sehat, sehingga mempengaruhi metabolisme tubuh dan membuat kadar gula darah tidak dapat dikendalikan. Neuropati diabetic, merupakan salah satu komplikasi yang dapat menyebabkan gejala kesemutan dan hilangnya sensasi. Salah satu pencegahan yang bisa dilakukan yaitu dengan senam kaki diabetik untuk mencegah cedera dan meningkatkan sirkulasi darah di kaki. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan studi kasus tentang implementasi senam kaki diabetic untuk mencegah komplikasi ulkus kaki pada penderita diabetes di Desa Glodogan. Metode : desain penelitian menggunakan dengan mengguakan asuhan keperawatan mulai pengkajian hingga evaluasi. Untuk instrument yang digunakan adalah SOP senam kaki diabetic dan instrument penilaiannya menggunakan monofilament test. Hasil dan Pembahasan : Terjadi peningkatan sensitivitas pada kedua kasus. Setelah dilakukan tindakan keperawatan dengan penerapan senam kaki diabetic selama 6 hari, didapatkan hasil sensitivitas kaki pada Ny.P dan Ny.M meningkat dibuktikan dengan pada kasus ke 1 sebelum dilakukan terapi senam kaki diabetic hasil monofilament skor kaki kanan 3 dan kaki kiri 5 setelah dilakukan senam kaki diabetic menjadi skor kaki kanan 7 dan kiri 8. Pada kasus ke 2 sebelum dilakukan terapi senam kaki diabetic hasil monofilament dengan skor kaki kanan 7 dan kaki kiri 5, setelah dilakukan latihan senam kaki diabetic terjadi peningkatan dari sensitifitas kaki kanan 9 dan kaki kiri 8. Kesimpulan : penerapan senam kaki diabetic efektif untuk meningkatkan sensitivitas pada kaki penderita Diabetes Melitus.
| Item Type: | Karya Ilmiah (Diploma) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Penerapan, Senam Kaki, Diabetes Melitus | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing | ||||||||
| Divisions: | Prodi D3 Keperawatan | ||||||||
| Depositing User: | Perpustakaan | ||||||||
| Date Deposited: | 09 Dec 2025 08:56 | ||||||||
| Last Modified: | 14 Dec 2025 04:06 | ||||||||
| URI: | http://repository.umkla.ac.id/id/eprint/3859 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
